alhamdulillah, bulan Ramadan kembali tiba. Bulan nan Agung dimana dibukanya pintu rahmat, ampunan, dan bebas dari azab neraka oleh Allah SWT. Serta dibukanya pintu-pintu surga, pintu-pintu neraka tertutup dan setan-setan dibelenggu. Dikatakan dalam sebuah hadits:
سَيِّدُ الشُّهُورِ رَمَضَانُ، وَسَيِّدُ الأَيَّامِ يَوْمُ الْجُمُعَةِ
“Penghulu segala bulan adalah bulan Ramadhan dan penghulu segala hari adalah hari Jum’at” (Thabrani dan Baihaqi)
Berbahagialah kita sebagai seorang muslim, karena Allah telah memberikan karunia pada hambaNYA untuk memperoleh pahala yang berlipat ganda dibulan yang Agung ini dengan melakukan ibadah puasa.
Allah berfirman dalam surah Al-Baqoroh 183,
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. (QS. 2:183)
Puasa mempunyai arti ” menahan”, yaitu menahan diri dari semua bentuk nafsu, seperti makan, minum, dan melakukan hubungan intim dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Namun tidak hanya berhenti pada 3 hal tersebut saja, “menahan” disini juga mengandung makna menahan/berhenti melakukan amalan/perbuatan yang tidak bermanfaat bagi diri sendiri maupun untuk orang lain. Misalnya Ghibah/bergunjing, marah, dusta, maksiat,dll. Puasa di bulan Ramadan merupakan ibadah yang bernilai tinggi, dimana setiap amalan kebaikan yang kita kerjakan akan dilipatkan gandakan. Selain itu pahala yang bisa kita raih adalah memperoleh derajat Muttaqiin disisi Allah SWT.
Keistimewaan bulan ramadan itu sendiri yaitu, terdapat satu malam yang sangat istimewa yaitu malam Lailatul Qadr. Dalam Al Qur’an disebut Malam seribu bulan. Bagi setiap muslim yang melakukan ibadah pada malam tersebut, maka seperti melakukan ibadah sepanjang seribu bulan. Subhanallah.
Dari ummul Mu’minin Aisyah R.a, beliau berkata,
aku berkata kepada Rasulullah SAW, ” wahai Rasulullah, apabila aku mengetahui waktu malam Al Qadr, apakah yang mesti aku ucapkan pada saat itu?
beliau menjawab, “katakanlah,
اَ للّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَني
“Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha pemberi ampunan, suka memberi ampunan, maka ampunilah aku” { H.R.Tirmidzi, ibnu Majah}
Semoga kita termasuk dalam golongan yang mendapatkan keistimewaan
Lailatul Qadr. dan semua amalan kita diterima disisi Allah dan dimasukkan dalam golongan yang muttaqin. Aamiin
“Barang siapa yang berpuasa Ramadan disertai Iman dan ikhlas karena Allah Ta’ala, maka diampuni dosanya yang telah lalu” {H.R.Bukhari}
Selamat menunaikan Ibadah puasa Ramadan
Raih syurga dengan Ibadah
Semarakkan Ramadan dengan amalan-amalan kebaikan
Ikhlaskan hati untuk raih derajat ketaqwaan di bulan suci
Ramadan 1432H